Penyebab Harga Mobil Online Tak Sama Ditiap Daerah

Banyak faktor yang menyebabkan perbedaan harga mobil di masing-masing wilayah termasuk di situs jual-beli online. (Foto: Dok/iNews.id
RuangBerita7.com - Demi memutus rantai penyebaran pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aturan ini dimanfaatkan platform situs mobil online seperti Arista Group

Kemudahan membeli mobil secara online, yakni calon pembeli cukup membuka aplikasi atau situs jual beli mobil tanpa keluar rumah. Informasinya juga lebih detail dan simple. Namun, yang membedakan adalah harga di setiap daerah berbeda-beda.


"Banyak faktor yang menyebabkan perbedaan harga mobil di masing-masing wilayah," ujar Co Founder and Director of Arista Goup, Ali Hanafiah dalam konferensi video bersama media, baru-baru ini.

Ali menjelaskan, ada dua faktor yang membedakan harga jual mobil online di setiap daerah. Pertama, biaya pengirimannya dan kedua yakni Bea Balik Nama (BBN) yang diterapkan di daerah tersebut.


"Ongkos kirimnya ke suatu daerah berbeda. Makin jauh makin mahal, logikanya seperti itu. Kedua, ketetapan BBN masing-masing daerah pasti berbeda kebijakannya," ujar Ali.

Perbedaan harga ini dilakukan secara terbuka dan jelas. Setiap pemegang merek biasanya sudah mengumumkan harga untuk setiap daerah dan dealer-dealer resmi yang bekerja sama harus patuh dengan harga tersebut.

"Sebagai dealer resmi, kami tentu mengikuti aturan ATPM di masing-masing wilayah. Yang pasti harganya sangat kompetitif sama dengan harga yang ditetapkan ATPM di setiap daerah," kata Ali. 

Sumber: INews
Editor: Fadhil Rafi'Uddin

Posting Komentar untuk "Penyebab Harga Mobil Online Tak Sama Ditiap Daerah"

Berlangganan via Email