Gagah, Donald Trump Nyatakan Hong Kong Bukan Lagi Daerah Otonom dari China

Presiden Donald Trump

Ruangberita7.com – Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, menyampaikan dalam Kongres AS bahwa pemerintahan Donald Trump tidak lagi menganggap Hong Kong sebagai daerah otonom dari China. 

Hal itu kemungkinan akan mengakhiri sebagian atau semua perdagangan dan ekonomi khusus pemerintah Amerika Serikat. 

"Hong Kong tidak dapat melanjutkan hubungan khusus di bawah hukum AS dengan posisi yang sama seperti yang diterapkan sebelum Juli 1997," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Al Jazeera, Kamis, 28 Mei 2020.

Pompoe menyampaikan sikap itu terjadi di tengah seruan agar AS dan lainnya bereaksi terhadap langkah Beijing untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional China di wilayah tersebut.

Parlemen China diperkirakan akan menyetujui undang-undang keamanan yang diusulkan, dimana hal itu akan mengurangi status hukum Hong Kong yang terpisah. Undang-undang ini bertujuan untuk mengatasi aktivitas pemisahan diri, subversi dan teroris di kota.

"Keputusan bencana Beijing hanyalah yang terbaru dari serangkaian tindakan yang secara fundamental merusak otonomi dan kebebasan Hong Kong dan janji China sendiri kepada rakyat Hong Kong. Tidak ada orang yang dapat menyatakan hari ini bahwa Hong Kong mempertahankan otonomi tingkat tinggi dari China, mengingat fakta di lapangan," kata Pompoe. 

Pada Selasa lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS sedang mempersiapkan respons yang kuat terhadap undang-undang keamanan nasional China yang direncanakan untuk Hong Kong dan akan diumumkan sebelum akhir minggu ini. (viva)

Posting Komentar untuk "Gagah, Donald Trump Nyatakan Hong Kong Bukan Lagi Daerah Otonom dari China"

Berlangganan via Email