Pasar Padat Pengunjung Jarak Minimal yang Tidak Dihiraukan

Pasar Padat Pengunjung Jarak Minimal yang Tidak Dihiraukan
Ruangberita7.com -- Pembatasan Sosial Berskala Besar merupakan salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah guna mengurangi laju penyebaran wabah virus corona. Sebagai akibatnya, beberapa sektor ekonomi pun harus rela untuk berhenti beroperasi.

Kendati demikian, fakta yang ada di masyarakat justru seakan tidak menghiraukan adanya kebijakan PSBB tersebut. Hal tersebut seperti yang terjadi di Pasar Anyar Bogor yang dikutip dari unggahan akun Instagram @camerapenjurunews berikut ini.

Aturan PSBB Kota Bogor

Aturan dasar yang dibuat oleh Pemerintah Kota Bogor melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penerapan Sanksi Pelanggaran PSBB ini jelas merupakan salah satu solusi yang diupayakan guna memutus mata rantai covid-19 di wilayah Kota Bogor.

Pada saat ini, Pemerintah Kota Bogor telah memperpanjang waktu PSBB terhitung sejak tanggal 13 Mei 2020 hingga 26 Mei 2020. Aturan dasar mengenai penerapan sanksi pelanggaran PSBB tersebut pada dasarnya merupakan tahap ketiga yang dilakukan oleh Pemkot Bogor.

Denda Pelanggaran Kebijakan PSBB Kota Bogor

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa pelanggaran yang berupa tidak menggunakan masker di luar rumah akan dikenakan sanksi sosial dengan membersihkan sarana umum atau denda sebanyak Rp50 ribu hingga Rp250 ribu.

Tidak hanya itu, bagi pelaku usaha yang melanggar kebijakan PSBB tersebut akan dikenakan denda sebesar Rp1 juta hingga Rp10 juta. Hal ini berlaku pada jenis usaha yang tidak diberi pengecualian.

Pasar Anyar Bogor Padat Pengunjung

Kebijakan PSBB di Kota Bogor ini nampaknya kurang dihiraukan oleh masyarakat setempat. Pasalnya, beberapa tempat yang ada di Pasar Anyar Bogorpada Sabtu (16/05) tetap padat pengunjung. Nampak di sepanjang jalan, pelaku usaha tetap bersikeras untuk menjajakan dagangannya.

Selain itu, jalanan pun juga dipadati oleh masyarakat yang menggunakan sepeda moto. Bahkan, kebijakan untuk menggunakan kendaraan motor pun juga tidak dihiraukan yakni dengan melebihi kapasitas penumpang sepeda motor.

Penggunaan Masker yang Tidak Tertib

Hal ini juga diperparah dengan beberapa masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan benar bahkan sama sekali tidak menggunakan penutup mulut dan hidung ini.

Jarak Minimal yang Tidak Dihiraukan

Dalam kebijakan PSBB, masyarakat yang sedang berkegiatan di luar rumah dianjurkan untuk tetap menjaga jarak yang aman dengan yang lainnya yakni minimal 1 meter. Hal ini pun juga seakan tidak dihiraukan oleh masyarakat setempat.

Masyarakat dan pelaku sektor usaha nampak beraktivitas seperti biasa dengan kurang menerapkan jarak minimal satu dengan yang lainnya. Tentu saja hal ini dapat meningkatkan risiko penyebaran covid-19 secara drastis.

Posting Komentar untuk "Pasar Padat Pengunjung Jarak Minimal yang Tidak Dihiraukan"

Berlangganan via Email