#PenjarakanAbuJanda Ramai di Twitter, Kasus Ujaran Kebencian oleh Abu Janda Mulai Dilakukan Penyelidikan

Permadi Arya (Abu Janda)

Ruangberita7.com - Setelah ramai video yang dibuat oleh Permadi Arya terkait orang-orang yang mencarinya dan menantang menggorok lehernya. Abu Janda kembali menjadi trending topik di jagad twitter Indonesia.

#PenjarakanAbuJanda begitu ramai mengisi kolom trending twitter lantaran Kepolisian mulai melakukan penyidikan terhadap laporan ujaran kebencian tahun 2019 silam. 


Selama ini, nada-nada provokatif yang dilancarkan Abu Janda kerap kali menyinggung dan menyakiti pihak-pihak tertentu. Namun, tak seperti ujaran kasus kebencian dan penghinaan terhadap presiden dan Luhut Binsar Panjaitan, kasus Abu Janda seolah-olah tenggelam begitu saja.

Beragam komentar pedas warganet terkait kasus ini: 
akun @demoSoCRAZY dalam cuitannya menuliskan, "Memberikan penilaian terhadap kinerja aparat hukum di negeri ini sebenarnya mudah, ukurannya apakah hukum yg diterapkannya sdh berkeadilan or blm. Sy sangat setuju jika #PenjarakanAbuJanda PROVOKATOR ini menjadi salah satu parameternyanya!"

"Setelah Berbulan2 Laporan Baru Skrg Mulai Di Proses Wajah tersenyum dengan mulut terbuka dan mata menyipit Coba Kalo Yg Pro Ke Rezim Mah Ga Perlu Tunggu Wkt Lama Langsung Go To Jail Ya Kan Yukk Kita Maenkan Tagar Yook Biar Cepat Si Kumis Lele Ini Masuk Jail Nya" cuit akun @Stevaniehuangg.

Abu Janda sudah menjadi terlapor oleh IKAMI ke Badan Reserse Kriminal Polri pada Selasa, 10 Desember 2019 silam. Pada waktu itu sudah dilaporkan karena telah mengeluarkan statement yang bernada ujaran kebencian di media sosial. Dalam videonya Abu Janda mengatakan teroris punya agama dan agamanya adalah Islam. 

Djuju yang merupakan kuasa hukum pelapor menilai bahwa Abu Janda seringkali melakukan ujaran kebencian terhadap agama Islam. Laporan tersebut pun diterima oleh kepolisian dengan nomor STTL/572/XII/2019/BARESKRIM.

Anehnya, selama ini tindakan provokasi yang dilakukan Abu Janda ini sangat lambat diproses. Padahal semakin hari, Abu Janda terus saja membuat pernyataan yang menyinggung kelompok-kelompok tertentu dan bisa memecah belah.

Hari ini saja, Abu Janda membuat video parodi berkaitan dengan lagu yang akan memenggal lehernya. Entah apa tujuannya, yang jelas video ini seolah-olah menantang kelompok tertentu dan bernada provokatif.


Karena itulah pengacara Djuju meminta kepolisian untuk tegas terhadap Abu Janda.
“Periksa dan tangkap Abu Janda sehingga memberikan efek jera dan keresahan masyarakat selama ini atas penistaan terhadap agama dan umat Muslim agar tidak terus berlangsung,” ucap Djuju.

Posting Komentar untuk "#PenjarakanAbuJanda Ramai di Twitter, Kasus Ujaran Kebencian oleh Abu Janda Mulai Dilakukan Penyelidikan"

Berlangganan via Email