Ratusan Sopir Angkot Demo Bupati Malang, Bansos Kunjung Tak Turun

Sopir angkot demo Pendopo Baru Kabupaten Malang terkait bansos (Okezone.com/Avirista)
Ruangberita7.com – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) berunjuk rasa ke Pendopo Baru Kabupaten Malang di Jalan Panji, Kepanjen, untuk menanyakan kejelasan bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Mereka mengaku sudah didata sejak 16 April 2020, tapi bantuannya belum diterima.

“Sampai sekarang kami belum dapat bantuan sama sekali," ujar Narko, Koordinator Sopir Angkot Kabupaten Malang di sela aksi, Selasa (12/5/2020).

Para sopir yang biasa beroperasi di Kabupaten Malang memarkir kendaraan di area Pendopo Baru hingga Jalan Panji, menuntut bertemu Bupati Sanusi untuk menagih janji bansos.

Sebelumnya pemerintah sudah menjanjikan bansos Rp600 ribu per orang untuk mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Mereka mengaku selama virus corona mewabah, pendapatannya anjlok sehingga sangat butuh bantuan pemerintah.


Narko menjelaskan seharusnya para sopir angkot sudah mendapatkan bantuan sejak akhir April 2020. "Tapi sampai saat ini belum jelas ada tidaknya Jaring Pengaman Sosial (JPS)," ungkapnya.

Dirinya menceritakan, jika sebelumnya terus mencari kejelasan mengenai bantuan tersebut kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang. Namun, selalu dikatakan masih proses validasi data.

"Katanya masih dalam proses validasi, sedangkan bantuan dari Satlantas Polres Malang itu sudah cair tapi dari Dishub kok belum?" tanya Narko.

Setelah didesak oleh ratusan sopir angkot, Bupati Sanusi akhirnya keluar menemui pendemo. Politikus PDI Perjuangan itu berjanji segera membagikan 10 kilogram beras mulai, Rabu.

"Saya akan bagikan bantuan berupa beras 10 kilogram kepada sopir angkot," katanya. (Okezone)

Posting Komentar untuk "Ratusan Sopir Angkot Demo Bupati Malang, Bansos Kunjung Tak Turun"

Berlangganan via Email