Semua Daerah di Sumbar Zona Merah, Total Positif Covid-19 Menjadi 537 Orang

Ilustrasi - Foto : pixabay
Padang, Ruangberita 7.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) memperbarui data Rabu (27/5/2020) sore tadi. Total warga Sumbar positif Covid-19 sebanyak 537 orang setelah ada tambahan 27 orang.
Pasien yang sembuh bertambah 28 orang, sehingga total menjadi 236 orang. Yang meninggal bertambah satu orang, sehingga total meninggal menjadi 25 orang.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, konfirmasi positif Covid-19 itu berdasarkan pemeriksaan terhadap 516 sampel swab di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi.
“(Positif Covid-19), yaitu dari Kota Padang 18 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang dan Kabupaten Sijunjung 8 orang,” kata Jasman yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Rabu sore.
Perubahan jumlah positif Covid-19 Sijunjung dari tujuh menjadi delapan, kata Jasman, setelah ada perbaikan data pukul 09.00 WIB.
Dari Kota Padang, semua yang dilaporkan positif Covid-19 berasal dari Klaster Pasar Raya Padang.

Sementara itu, delapan kasus perdana dari Kabupaten Sijunjung berasal dari Klaster Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Muaro Sijunjung. Dengan adanya kasus baru di Sijunjung, berarti semua kabupaten/kota di Sumbar terlah mencatat kasus positif. Artinya semua daerah telah masuk zona merah.
Berikut rincian warga yang baru dikonfirmasi positif Covid-19:

Kota Padang

1. Wanita, 56 tahun, warga Lubuk Lintah, ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, status meninggal dunia, pasien RSUP M. Djamil.
2. Balita, (perempuan), 3 tahun, warga Lubuk Lintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Pria, 28 tahun, warga Batang Kabung, petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Wanita, 56 tahun, warga Kompleks Arai Pinang, ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Wanita, 58 tahun, warga Lubuk Gajah Pisang, pedagang, terinfeksi di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Pria, 36 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pegawai Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Pria, 22 tahun, warga Pasie Nan Tigo Koto Tangah, sekuriti Pasar Raya, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Pria, 48 tahun, warga Balai Panjang Lubuk Minturun, pegawai Dinas Pasar, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
9. Wanita, 25 tahun, warga Kampung Baru, petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
10. Pria, 62 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, terinfeksi di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
11. Wanita, 46 tahun, warga Cengkeh Nan XX, Lubuk Begalung, petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
12. Wanita, 64 tahun, warga Banda Olo, ibu rumah tangga, terinfeksi karena suami sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
13. Wanita, 40 tahun, warga Parupuk Tabing, pekerjaan Bidan Desa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.
14. Batita (perempuan), 4 bulan, warga Kalumbuak Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
15. Pria, 30 tahun, warga Kalumbuak Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
16. Wanita, 30 tahun, warga Kalumbuak Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
17. Wanita, 56 tahun, warga Kuranji, guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.
18. Wanita, 22 tahun, warga Kuranji, pekerjaan perawat klinik, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Tanah Datar

1. Wanita, 27 tahun, warga Subarang Kecamatan X Koto, perawat isolasi Covid-19, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan dirawat di RSUD Padang Panjang.
Kabupaten Sijunjuang
1. Wanita, 25 tahun, warga Blok C Pematang Seni Bulan, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Pria, 29 tahun, warga Muaro Gambok, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
3. Pria, 57 tahun, warga Muaro Gambok, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
4. Wanita, 27 tahun, warga Muaro Gambok, pekerjaan petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
5. Pria, 79 tahun, warga Jl. Yayasan Tanjuang Gusta Medan, pekerjaan petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
6. Pria, 23 tahun, warga Jorong Pasa Baru Ampalu, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
7. Pria, 52 tahun, warga Jorong Hilia Pasa Jumat, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
8. Pria, 26 tahun, warga Sungai Limau Kaupaten Padang Pariaman, petugas Lapas, diduga terpapar di tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.
Sementara itu, pasien sembuh sebanyak 28 orang, adalah sebagai berikut:
1. Wanita, 60 tahun, warga Bungo Pasang Kota Padang, ibu rumah tangga, tidak ada riwayat kontak dan riwayat perjalanan, pasien RSUP M. Djamil.
2. Wanita, 17 tahun, warga Padang Timur, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RS Semen Padang Hospital.
3. Wanita, 52 tahun, warga Payakumbuh Barat, ibu rumah tangga, terinfeksi karena anak dan suami sering ke Bukittinggi, pasien RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.
4. Wanita, 23 tahun, warga Mandiangin Kota Bukittinggi, mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Jakarta, pasien RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.
5. Pria, 42 tahun, warga IV Angkek Kabupaten Agam, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.
6. Pria, 28 tahun, warga Kabun Pulasan Kota Bukittinggi, karyawan hotel, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.
7. Pria, 18 tahun, warga Pakan Rabaa Tangah Kabupaten Solok Selatan, mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Padang 18 April 2020, pasien RSUD Solok Selatan.
8. Wanita, 24 tahun, warga Kampung Manggih Kota Padang Panjang, anggota Satpol PP, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD Padang Panjang.
9. Wanita, 43 tahun, warga Air Tawar Barat Kota Padang, ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien Dinkes Padang.
10. Wanita, 54 tahun, warga Pauh Kota Padang, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien Dinkes Padang.
11. Pria, 52 tahun, warga Taeh Baruah Kabupaten Limapuluh Kota, garin masjid, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD Adnaan WD.
12. Pria, 49 tahun, warga Tanah Sirah Kota Padang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, pasien RS Semen Padang Hospital.
13. Pria, 20 tahun, warga Pakan Rabaa Tangah Kabupaten Solok Selatan, terinfeksi karena pulang dari Padang, pasien RSUD Solok Selatan.
14. Pria, 26 tahun, warga Anduring, terinfeksi karena sebagai karyawan toko Pasar Raya Padang, pasien Dinkes Padang.
15. Wanita, 45 tahun, warga Payakumbuh Timur, wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD Adnaan WD.
16. Pria, 15 tahun, warga Siteba Kota Padang, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RS Semen Padang Hospital.
17. Wanita, 42 tahun, warga Siteba, swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RS Semen Padang Hospital.
18. Wanita, 37 tahun, warga Lubuk Basung Kabupaten Agam, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien Dinkes Kabupaten Agam.
19. Wanita, 22 tahun, warga Lubuk Begalung Kota Padang, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RS Semen Padang Hospital.
20. Pria, 20 tahun, warga Ikua Koto Kota Padang, swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien Dinkes Kota Padang.
21. Pria, 24 tahun, warga Andalas, terinfeksi di Pasar Raya, pasien RS. Hermina Padang.
22. Pria, 29 tahun, warga Kubu Marapalam, wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RS Semen Padang Hospital.
23. Pria, 20 tahun, warga Kurao Pagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
24. Anak-anak (perempuan), 9 tahun, warga Siteba, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien Semen Padang Hospital.
25. Wanita, 30 tahun, warga Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUD M. Zein Painan.
26. Pria, 54 tahun, warga Padang Pasir Kota Padang, terinfeksi di Pasar Raya, pasien RSUP M. Djamil Padang.
27. Pria, 78 tahun, warga Padang Pasir, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi positif, pasien RSUP M. Djamil Padang.
28. Wanita, 12 tahun, warga Padang Pasir, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, RSUP M. Djamil Padang.
“Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumbar sampai Rabu, 27 Mei 2020 adalah 537 orang, dengan rincian 118 orang dirawat di berbagai rumah sakit, isolasi mandiri 73 orang, isolasi daerah 2 orang, di Bapelkes 8 orang, di BPSDM 35 orang, di BPP Padang 11 orang, di BDK 29 orang. Meninggal dunia 25 orang dan sembuh 236 orang,” demikian Jasman merinci. [*/pkt] padangkita.com

Posting Komentar untuk "Semua Daerah di Sumbar Zona Merah, Total Positif Covid-19 Menjadi 537 Orang"

Berlangganan via Email