Seorang Perawat 8 Kali Dites Positif Corona, Buat Dokter Bingung hingga Peneliti Ungkap Penyebabnya

SALAH satu perawat asal Kanada dinyatakan positif hingga delapan kali selama 50 hari dan membuatnya stres.* /pixabay

Ruangberita7.com - Setelah seorang model di Bologna, Italia terinfeksi virus corona selama lebih dari dua bulan, kini seorang perawat di Kanada juga mengalami hal serupa.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Sun, Tracy Schofield (49) awalnya mengalami demam, meriang, dan sesak napas pada Senin 30 Maret 2020.

Setelahnya, ibu anak tiga dari Cambridge, Ontario itu selalu dinyatakan positif setiap kali dites selama 50 hari.


Saat pertama kali positif corona, ia diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah selama dua minggu.

Tracy mengatakan bahwa awalnya suhu tubuh naik hingga 40 derajat Celcius, lidahnya tak bisa merasakan makanan dan hidungnya pun tak peka.

Tak cuma itu, Tracy juga merasa benar-benar kesulitan untuk bangun dari tempat tidurnya.

Setelah masa karantinanya usai, ia kembali datang ke Rumah Sakit Cambridge Memorial untuk mengikuti tes kedua.

Namun, tak disangka hasilnya masih positif. Tracy kembali menjalani isolasi mandiri.

Beberapa minggu selanjutnya, enam kali pengetesan dijalani Tracy dengan hasil yang tak berubah. Dokter kebingungan dengan fenomena ini.

Setelah masa karantina pertama, Tracy mengaku mulai merasa pulih. Hanya saja napasnya masih tersengal-sengal.

"COVID-19 telah mengambil banyak hal dari saya dan itu berlangsung setiap harinya," tutur Tracy pada CTV News.

Beruntungnya, kondisi tersebut berakhir pada tes kesembilan yang dijalani Tracy. Ia mengaku 'menangis karena benar-benar bahagia'.

Akan tetapi, sebelum dinyatakan sembuh, pasien COVID-19 harus mendapatkan dua kali tes negatif dalam 24 jam.

"Ketika saya mendapatkan hasilnya, seperti seseorang meninju tepat di perut saya," katanya.

"Saya hanya ingin seseorang bisa bilang sesuatu pada saya. Berikan saya jawaban. Akankah saya berakhir seperti ini selamanya?" tukasnya.

Ternyata setelah kasus Tracy muncul ke permukaan, beberapa orang lainnya juga mengalami nasib serupa.

"Saya terhibur mengetahui ada orang lain yang senasib dengan saya dan mereka mengabari saya," ungkap Tracy.

"Saya harap dengaan menceritakan kisah saya bisa membantu mereka karena merasa tak sendiri," tandasnya.

Pakar menjelaskan bahwa kemungkinan hasil positif yang berulang kali keluar diakibatkan oleh sel virus mati. Sel itu masih tertinggal di dalam tubuh.

Kondisi seperti ini cenderung tak menular dan sebenarnya Tracy masih bisa kembali bekerja sebagai perawat.

Namun, beberapa ilmuwan lain mengklaim virus corona jenis SARS-CoV-2 itu masih mampu 'rekativasi' setelah hasil tes menunjukkan negatif.***(prt)

Posting Komentar untuk "Seorang Perawat 8 Kali Dites Positif Corona, Buat Dokter Bingung hingga Peneliti Ungkap Penyebabnya"

Berlangganan via Email