Ungkap Kapolda Jambi: M. Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi Minta Perlindungan

Kapolda Jambi Irjen Firman

Ruangberita7.com - JAMBI – Warga Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Kota Jambi, M Nuh sempat dinyatakan sebagai pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun itu dibatalkan karena yang bersangkutan salah paham, mengira lelang sebagai undian.

Sempat tersiar kabar bahwa M Nuh ditangkap, namun belakangan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi membantahnya.

"Isu soal penangkapan pemenang lelang motor listrik Presiden Jokowi itu tidak benar. Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan (M Nuh),” ujarnya beberapa waktu lalu.

Firman melanjutkan M Nuh sempat ketakutan karena kasus ini, lalu menyerahkan diri ke polisi. Kepada petugas, ia mengaku tidak paham acara lelang yang ia ikuti.


“Yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang. Dia malah mengira bakal dapat hadiah,” tuturnya.

Setelah lelang berlangsung dan M Nuh dinyatakan menang, panitia sempat menagihnya senilai lebih Rp2 miliar. Inilah yang menjadi salah satu dasar ketakutan pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut. “Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan ke pihak polisi,” ucap Firman.

Baca Juga: Kabar Tertangkap: Polisi Tangkap Lima Terduga Pembakar Posko Covid-19 Provinsi Jambi

Sementara itu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengaku tak ambil pusing dengan kesalahpahaman oleh M Nuh. ”Hehehehe, hadapi dengan senyuman,” kata Politikus Partai Golkar itu kepada wartawan kemarin.

BACA JUGA: Data KPU Diduga Bocor dan Bisa Diakses Terbuka

Sebelumnya dikabarkan M Nuh merupakan seorang kuli bangunan. Karena kasus ini ia jadi menghilang, ketua RT tempat ia tinggal tak mengetahui keberadaannya.(okezone)

Posting Komentar untuk "Ungkap Kapolda Jambi: M. Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi Minta Perlindungan"

Berlangganan via Email