Anggota DPD Hasan Basri: Pancasila Ideologi Final, Tak Perlu RUU HIP

Anggota DPD RI Provinsi Kalimantan Utara Hasan Basri. Foto: Dok. Pribadi

Ruangberita7.com - Anggota DPD Hasan Basri menolak rencana pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP. Alasannya yakni tak mencantumkan TAP MPRS Nomor 25/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI. 

Dalam keterangannya, Hasan mengungkap, tak dicantumkannya TAP MPRS dalam RUU HIP tersebut menjadi bentuk pengabaian terhadap sejarah. 

"Itu adalah sebuah bentuk pengabaian terhadap fakta sejarah yang kelam dan memilukan, sehingga sama artinya dengan menyetujui pengkhianatan terhadap bangsa ini," jelas Hasan dalam keterangannya, Sabtu (13/6). 

Selain itu, RUU HIP juga dianggap tidak perlu, karena Pancasila sudah berdiri kuat. Hasan khawatir RUU HIP malah mengganggu makna dalam nilai-nilai Pancasila. 

"Pancasila telah final sebagai Ideologi dan dasar NKRI tak perlu lagi dirancang menjadi sebuah RUU HIP, karna justru itu akan mendistorsi substansi dan makna nilai-nilai Pancasila, sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD Tahun 1945," jelasnya. 

Pancasila kata dia juga sudah dijabarkan dengan baik di dalam pembukaan UUD 1945 dan batang tubuhnya. 

"Kita semua harus bisa memaknai dan memahami bahwa pembukaan UUD Tahun 1945 dan batang tubuhnya telah final sebagai tafsir dan penjabaran paling komprehensif dari Pancasila," kata Hasan. 

Anggota DPD RI Provinsi Kalimantan Utara Hasan Basri. Foto: Dok. Pribadi

"Adanya tafsir baru dalam bentuk RUU HIP justru telah mendegradasi eksistensi Pancasila sebagai Ideologi dan jati diri bangsa Indonesia," lanjutnya. 

Wakil Ketua Komite II DPD RI itu tak ingin makna Pancasila diubah-ubah bahkan dipangkas. Pancasila menurut dia merupakan satu kesatuan dan setiap sila berhubungan dengan sila yang lain.  

"Memangkas Pancasila menjadi Trisila lalu menjadi Ekasila yakni “Gotong Royong”, adalah nyata-nyata merupakan upaya pengaburan dan penyimpangan makna dari Pancasila, dan secara tidak langsung ingin melumpuhkan keberadaan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa yang telah dikukuhkan dengan Pasal 29 Ayat (1) UUD Tahun 1945, serta mengesampingkan peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
Sumber : Kumparan

Posting Komentar untuk "Anggota DPD Hasan Basri: Pancasila Ideologi Final, Tak Perlu RUU HIP"

Berlangganan via Email