Fasilitas Pencegahan Corona di Istana Perlu Jadi Standar di Pasar hingga Gang

Penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line menggunakan pelindung wajah (face sheilds) turun dari kereta di Stasiun Manggarai, Jakarta. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Ruangberita7.com-Terus meningkatnya angka kasus positif COVID-19 membuat kekhawatiran di masyarakat. Angka kenaikan per hari pun mencapai angka seribuan dalam beberapa hari belakangan.
Anggota Komisi IX DPR Intan Fauzi menilai pemerintah perlu menyediakan fasilitas untuk mendukung penerapan protokol COVID-19 di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Jangan hanya di tempat-tempat yang besar saja. Justru kita menyasar intensitas kerumunan yang tinggi, tapi ketersediaan fasilitas itu minim, itu yang perlu disasar oleh pemerintah," kata Intan saat dimintai tanggapan soal penanganan COVID-19, Senin (22/6).

"Memang di tempat-tempat rawan itu perlu. Justru, pemerintah itu harus menerapkan protokol kesehatan di mana masyarakat, ya mohon maaf ketersediaan fasilitas sangat minim. Misalnya di gang-gang, yang rumahnya padat, kan kalau kita bicara tingkat kesejahteraan masyarakat ini kan beragam," sambung dia.

Anggota Komisi IX DPR F-PAN Intan Fauzi. Foto: Dok. Intan Fauzi


Intan lalu menyinggung protokol kesehatan di Istana. Menurut dia, fasilitas kesehatan yang ada di Istana harusnya tersedia di ruang publik lain. Misalnya pasar atau tempat yang menjadi pusat kerumunan masyarakat.

"Sekarang kan hanya di kantor-kantor besar, Setneg misalnya rapat harus dilakukan rapid test kemudian penggunaan masker dan sebagainya. Kan kenapa itu juga tidak diterapkan di tempat tempat besar, seperti bandara, pembayaran test sendiri harganya cukup tinggi," papar Politikus PAN itu.

Intan mengingatkan pemerintah, perlindungan akan COVID-19 penting dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan menyediakan sarana untuk melakukan berbagai protokol kesehatan.
"Sehingga ini perlu perlindungan masyarakat di seluruh strata sosial dan justru yang perlu kita bantu ini masyarakat yang aksesnya, bagaimana mereka menerapkan protokol kesehatan itu, enggak ada," sebut Legislator dapil Jabar itu.

Tak lupa, Intan juga berpesan kepada masyarakat agar tetap menerapkan physical distancing, tak keluar rumah kecuali untuk memenuhi kebutuhan primer (dasar).

"Perlu kesadaran masyarakat yang tinggi. Jadi, masyarakat harus bisa memilah kebutuhan yang memang mendesak atau kebutuhan lainnya, ini belum waktunya bertamasya, atau belanja kebutuhan di luar kebutuhan pokok," tandas Intan. (kumparan)

Posting Komentar untuk "Fasilitas Pencegahan Corona di Istana Perlu Jadi Standar di Pasar hingga Gang"

Berlangganan via Email