Hati Rakyat Terluka Karena Tarif PLN Terus Meroket

Ilustrasi: PLN
(image: m.industri.co.id)

Ruangberita7.com - Kenaikan tagihan listrik hingga berkali-kali lipat sudah sampai kepada wakil rakyat atau Anggota Komisi VI DPR-RI. Oleh karena itu, pada rapat dengar pendapat kali ini, anggota Komisi VI DPR melontarkan beberapa pertanyaan kepada PT PLN (Persero).

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengatakan dirinya menerima banyak laporan terkait melonjaknya tagihan listrik mereka selama pandemi. Hal ini semakin membuat masyarakat semakin geram.

"Mereka harus merasakan kenaikan listrik yang sangat signifikan. Hati rakyat kami terluka," ujarnya dalam RDP dengan Komis VI DPR-RI, Senin (22/6/2020).

Menurut Mufti, kenaikan tagihan ini bahkan dirasakan oleh para pemilik restoran. Padahal dalam dua bulan ini, restoran tutup namun tagihan yang didapat justru membengkak.

"Bahkan karyawan kami dari daerah tiba-tiba restoran tutup selama 2 bulan ini tapi tagihannya tetap sama ketika normal. Ini banyak terjadi oleh restoran milik kawan-kawan kami di daerah," jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Herma Khaeron pun mengatakan hal yang serupa. Bahkan dirinya menerima laporan dari masyarakat bahwa tagihannya melonjak hingga 300%.

"Di kala terjadi Covid, justru tagihan PLN naik. Bahkan ada kawan saya tarifnya naik 300%. Lalu nanti apa dampaknya pada masyarakat kalau nanti (PLN) kita berikan bantuan?" jelasnya.(okezone)

Posting Komentar untuk "Hati Rakyat Terluka Karena Tarif PLN Terus Meroket"

Berlangganan via Email