Heboh Soal Sertijab Danrem Tadulako Usai Pejabat Lama Ketahuan Positif Corona

fot Sulteng Terkini

Ruangberita7 - Eks Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19) setelah acara pisah-sambut dengan danrem terbaru di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kepala daerah yang turut hadir dalam acara pisah-sambut tersebut pun menjalani rapid test untuk memastikan kondisi kesehatan.

Acara pisah-sambut jabatan itu terjadi Sabtu (6/6) malam, bertempat di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Jabatan Danrem 132/Tadulako lama yang dipegang oleh Kolonel Inf Agus Sasmita diserahkan kepada pejabat baru Kolonel Inf Farid Makruf, MA, berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sehari setelah acara pisah-sambut Danrem 132/Tadulako, Pemerintah Kota Palu menyampaikan informasi bahwa eks Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita terkonfirmasi positif virus Corona.

"Ada 16 hari ini terkonfirmasi positif virus corona dari Kota Palu, 6 orang di antaranya adalah Danrem 132/Tadulako yang lama beserta orang-orang terdekatnya. Berarti Pak Agus Sasmita, yang acara pisah-sambutnya digelar Sabtu malam kemarin," ungkap Kadinkes Kota Palu, dr Husaemah kepada detikcom, Minggu (7/6/2020).

Husaemah menyebutkan 6 orang terdekat mantan Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita yang disebutkan adalah istri, anak, dan ajudannya.

"Pagi tadi baru saja kami selesai melakukan pelaksanaan rapid test Bapak Gubernur beserta seluruh pejabat pemprov dan staf ASN yang hadir pada acara pisah sambut Danrem Tadulako. Allhamdulillah Gubernur hasilnya test rapid-nya nonreaktif," kata Humas Pemprov Sulteng, Haris Karimin pada Senin (8/6/2020).

Tak hanya Gubernur Longki, tiga kepala daerah lainnya di Sulteng yang ikut hadir dalam acara pisah sambut, juga menjalani rapid test. Ketiga pejabat daerah lainnya yang hadir dalam acara pisah sambut tersebut adalah Walikota Palu Hidayat, Bupati Sigi Mohammad Irwan, dan Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai.

Humas Pemkot Palu, Gunawan mengatakan bahwa hasil rapid test pertama Hidayat nonreaktif. Usai dua pekan, Hidayat akan menjalani rapid test kedua.

"Hasilnya tes rapidnya pertama nonreaktif, sehingga harusnya tunggu 14 hari dulu, baru lakukan rapid test yang kedua," terang Gunawan melalui pesan singkat.

Sementara itu Bupati Sigi, Mohammad Irwan beserta anggota keluarga melakukan rapid test yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sigi. Tes ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan setelah Bupati Sigi mengikuti kegiatan pisah sambut tersebut.

"Dari hasil tes yang dilakukan Bupati Sigi beserta keluarga dinyatakan nonreaktif. Tes ini akan ditindaklanjuti melalui tes swab. Rapid atau screening awal yang dilakukan, meski hasil nonreaktif tetap harus dilanjutkan dengan swab jika ingin mengethui hasilnya untuk COVID-19. Agar supaya untuk Bupati Sigi tetap dilanjutkan, untuk make sure dan safety," jelas Jubir Penanganan COVID-19 Sigi, dr Rika kepada detikcom.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai yang hasil rapid testnya nonrekatif. Dia diketahui sempat melakukan foto bersama pejabat lainnya dalam acara pisah sambut tersebut.

"Terkonfirmasinya mantan Danrem 132/Tadulako adalah hasil swab, namun kami belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan menjalani perawatan medis dimana, apakah secara mandiri, RS. Wirabuana, atau RS rujukan, kami belum tahu secara persis," tuturnya.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola menghadiri acara pisah-sambut jabatan Danrem 132/Tadulako tersebut. Longki menjalani rapid test usai menghadiri acara itu dengan hasil nonreaktif.

Posting Komentar untuk "Heboh Soal Sertijab Danrem Tadulako Usai Pejabat Lama Ketahuan Positif Corona"

Berlangganan via Email