Kabur dari Demo Floyd, Netizen Juluki Trump 'Bunker Boy'


Presiden AS Donald Trump. (AP/Alex Brandon).
Ruangberita7.com, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dilaporkan sempat dilarikan ke dalam bunker saat massa unjuk rasa menyerbu Gedung Putih di Washington DC, terkait kematian warga kulit hitam, George Floyd di tangan kepolisian. Menurut sebuah sumber, Trump berlindung di bunker selama satu jam kemudian kembali ke ruangannya saat situasi mulai kondusif.

'Kaburnya' orang nomor satu di AS ini pun jadi bahan ejekan netizen di media sosial. Mereka menyebut Trump sebagai 'bunker boy'. Bahkan aksi ejek Trump ini pun ramai di Twitter dengan mengusung tagar #BunkerBoy.

Tak cukup dengan kata-kata bernada ejekan, netizen pun melengkapinya dengan meme berupa gambar atau video singkat.


"#BunkerBoy ingin tahu jika sudah aman untuk keluar," cuit pemilik akun @Lindstr7.





"Lagu-lagu hip hop dan pop dengan judul #BunkerBoy akan dirilis seiring berjalannya waktu," tulis akun @adebowalesonubi.





Pemilik akun @xadrianax99 mengunggah potongan video rapper Cardi B saat ingin menggambarkan ekspresi "Donald Trump saat dia melihat apa yang terjadi di luar Gedung Putih." Dalam cuitannya, ia tak lupa menyertakan #BunkerBoy.





Selain soal aksi sembunyi Trump, Gedung Putih yang gelap pun jadi sasaran. Gedung yang sejatinya jadi 'markas' Trump malah seperti ditinggal kabur pemiliknya.

"Trump mematikan lampu seperti dia kehabisan permen buat Halloween. #BunkerBoy," cuit akun @Jeffssd5777Trav.





"Dia mematikan lampu?? Hei @realDonaldTrump, mereka pemrotes, bukan pelaku trick-or-treat. #BunkerBoy," tulis akun @AD_PhD.





Gelombang aksi di kawasan Gedung Putih memaksa polisi menembakkan gas air mata. Massa mulai membakar dan merusak properti. George Floyd merupakan mantan satpam yang meninggal usai lehernya diinjak anggota kepolisian Minneapolis. Atas insiden ini, Derek Chauvin ditahan dengan tuduhan pembunuhan. (els/osc) CNN 

Posting Komentar untuk "Kabur dari Demo Floyd, Netizen Juluki Trump 'Bunker Boy'"

Berlangganan via Email