Keluarga Nekad Bongkar Makam Ayahnya yang Dinyatakan PDP covid, Ini Alasannya

Ilustrasi: Pemakaman Pasien Covid-19
(image:okezone.com)

Ruangberita7.com - Keluarga pasien yang sebelumnya dinyatakan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kelurahan Kandang, Kota Bengkulu, nekat membongkar makam almarhum berinisial IR (43).

Almarhum IR, meninggal dunia pada Rabu 17 Juni 2020 yang dikebumikan secara SOP Covid-19, ditandai dengan dimasukkan kepada peti dan berbalut bungkusan plastik. Namun, pada hari ini makam tersebut dibongkar oleh keluarga.

Pembongkaran tersebut ditandai dengan pembuangan peti serta plastik yang dibalutkan, ke tubuh almarhum IR di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.

Usai pembuangan peti dan balutan plastik, almarhum kemabali dikebumikan di tempat yang sama di daerah itu. Hal tersebut dilakukan lantaran hasil uji sampel swab almarhum dinyatakan negatif covid-19.

Anak almarhum, Indah Yuliani menceritakan, ayahanya meninggal pada Rabu 17 Juni 2020, sekira pukul 19.31 WIB, di salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu. Sebelum meninggal, kata Intan, ayahnya sudah lama mengalami sakit.

Ayahnya, sambung Indah, sempat di rawat di dua rumah sakit di Kota Bengkulu, dan tidak ada dinyatakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Namun, kata Indah, ketika di bawa ke salah satu rumah sakit di Kota Bengkulu, ayahnya dinyatakan PDP, oleh pihak rumah sakit tersebut. Berselang beberapa hari dirawat, dibawa pulang ke rumah.

Sebelum pandemi Covid-19, jelas Indah, ayahnya sudah mengalami sakit sesak nafas. Di rumah sakit itu, ayahnya hanya diberi penanganan medis dengan pemberian infus dan oksigen dari pagi hingga malam.

''Kami membongkar makam, karena hasil sampel swab almarhum ayah kami sudah keluar dan dinyatakan negatif. Itu kami ketahui seteah 3 hari almahum meninggal dunia,'' kata Indah. (okezone)

Posting Komentar untuk "Keluarga Nekad Bongkar Makam Ayahnya yang Dinyatakan PDP covid, Ini Alasannya"

Berlangganan via Email