KPK Kuat di Era SBY, Tapi DIpreteli di Era Sekarang

Anggota KPK 

Ruangberita7.com – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Benny K Harman meluruskan pernyataan sejumlah pihak yang menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelum menanggapi itu, Benny ikut membahas soal perbincangan kian maraknya buzzer terorganisir yang dituding dikerahkan untuk menyerang para pengkritik pemerintah.
Benny menyebut, daya rusak buzzer sama bahayanya dengan virus corona.

“Ada yg tanya, apa betul Istana punya Buzzers? Tanya istana, jawabku,” kata Benny di akun Twitternya, dikutip pada Rabu (10/6/2020).

“Kalo ada, buzzers itu daya rusaknya seperti virus corona. Sulit dideteksi. Covid merusak kesehatan dan ancam nyawa manusia, buzzers itu merusak demokrasi, antipati Pancasila dan mengancam keutuhan negara. Liberte!,” ungkapnya.

Lantas, Benny menyinggung soal KPK yang disebutkan dibuat di masa SBY.


Benny menulis, bahwa KPK dibuat di era kepemimpinan Persiden Megawati Soekarno Putri
Kemudian, diperkuat di era SBY dan, kata Benny, dipreteli di era Joko Widodo.

“Saya ndak persoalkan buzzers istana itu dibiaya uang negara atau tidak. Saya hanya luruskan informasi yg menyesatkan rakyat. Diinfokan KPK dibentuk di era Presiden Jokowi. Saya bilang tidak.”


“KPK lahir di era Presiden Megawati, kuat di era SBY dan dipreteli di era Jokowi. Liberte!,” tulisnya. [eramuslim]

Posting Komentar untuk "KPK Kuat di Era SBY, Tapi DIpreteli di Era Sekarang"

Berlangganan via Email