McGregor Pensiun dari UFC Disebut sebagai Teori Konspirasi

Conor McGregor disebut sangat ingin melawan Justin Gaethje. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Keputusan Conor McGregor pensiun sebagai petarung UFC dianggap sebagai teori konspirasi agar keinginan The Notorious dipenuhi Presiden Dana White.

McGregor menyatakan pensiun untuk ketiga kalinya pada Sabtu (6/6) waktu setempat, setelah pagelaran UFC 250. Pada 2016 dan 2019, McGregor yang berasal dari Republik Irlandia itu juga mengumumkan pengunduran diri.

Pernyataan mundur itu membuat McGregor menjadi bahan ejekan bagi sesama petarung UFC, Justin Gaethje. Bahkan, warganet sampai bereaksi dengan membuatkan meme kocak untuk petarung 31 tahun tersebut.

Meski demikian, ada juga yang menganggap pengunduran diri McGregor itu sebagai teori konspirasi agar hasrat petarung kelahiran Dublin tersebut untuk beduel dengan Justin Gaethje di Fight Island terwujud.

"Lihat saja, dia bernegosiasi. Saya menduga Conor vs Justin [digelar] di bulan Juli di Fight Island," kata mantan petarung UFC, Ben Askren, dikutip dari Daily Star.

Sebelum pandemi virus corona, UFC merencanakan McGregor berduel dengan Gaethje pada pertengahan tahun ini. Akan tetapi, Gaethje menjadi petarung pengganti Khabib Nurmagomedov untuk melawan Tony Ferguson di UFC 249, Mei lalu.

Sial bagi McGregor. Gaethje menang atas Ferguson dan menjadi juara interim kelas ringan UFC. Dengan memegang sabuk juara interim, maka Gaethje dijadwalkan melawan Khabib yang kabarnya akan berlangsung pada September. Agenda McGregor vs Gaethje pun batal.

Rencana besar Gaethje vs Khabib itu disebut membuat McGregor kesal. Kekecewaan McGregor bertambah saat pertarungan UFC di masa pandemi virus corona harus berlangsung tanpa penonton. (sry/nva) CNN

Posting Komentar untuk "McGregor Pensiun dari UFC Disebut sebagai Teori Konspirasi"

Berlangganan via Email