Ruben Onsu Tak Bisa Lagi Gunakan Nama 'Bensu' untuk Bisnisnya. Ini Alasanya

ayam geprek
Nama presenter Ruben Onsu kini kembali hangat dibicarakan. Bukan karena karier keartisannya, melainkan usaha dagangnya yang sedang marak jadi pembicaraan. Suami Sarwendah ini sedang mengalami kasus perebutan hak paten merek dagang ‘Bensu’ antara dirinya dan pemilik restoran ‘I am Geprek Bensu’.

Sudah diputuskan oleh Mahkmah Agung RI pada Rabu, (10/6) bahwa gugatan Ruben Onsu ditolak dan mengabulkan gugatan rekonsepsi PT Ayam Geprek Benny Sujono. Kasus ini sudah bergulir lama sejak 2018 lalu.

Selaku pemilik ‘Geprek Bensu’, Ruben menggugat PT Ayam Geprek Benny Sujono yang menggunakan nama ‘I am Geprek Bensu’. Gugatan tersebut terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual merek dagang ‘Bensu’.

 
"DALAM EKSEPSI: Menyatakan Eksepsi Tergugat I tidak dapat diterima. DALAM POKOK PERKARA: Menolak Gugatan Penggugat RUBEN SAMUEL ONSU tersebut untuk seluruhnya," tulis hasil putusan yang dilansir dari laman resmi Direktori Putusan Mahkamah Agung RI, Kamis (11/6/2020).

Beberapa fakta terkuak terkait kasus hak paten merek dagang ini. Berikut merdeka.com lansir dari Liputan6.com, Jumat (12/6/2020).

Jadi Brand Ambassador

Pemakaian nama ‘Bensu’ sebagai merek dagang sebenarnya sudah lebih dahulu digunakan oleh PT Ayam Geprek Benny Sujono. Bensu merupakan singkatan nama dari pemiliknya, Benny Sujono, yang mendirikan usaha ayam geprek dengan nama ‘I am Geprek Bensu’.

Saat bertemu media di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (27/1), Eddie Kusuma selaku kuasa hukum PT Ayam Geprek Benny Sujono mengatakan bahwa Ruben bekerja sebagai duta promosi atau brand ambassador untuk usaha kuliner I am Geprek Bensu pada pertengahan 2017. Namun empat bulan setelah penobatan tersebut, Ruben Onsu mendirikan bisnis kuliner yang serupa bernama ‘Geprek Bensu’. Ayah angkat Betrand Peto ini kemudian mengklaim dirinyalah yang pemilik nama merek dagang ‘Bensu’.

“Sedangkan merek I Am Geprek Bensu, milik klien saya, sudah ada dan terdaftar pada Direktorat HKI pada 3 Mei 2017," kata Eddie saat ditemui media di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020)

Gugatan Pertama

Konflik ini terkait penggunaan nama ‘Bensu’ sebagai merek dagang sudah terjadi sejak 2018. Ruben Onsu tercatat sudah sempat menggugat ke PN Niaga Jakarta Pusat pada 25 September 2018. Waktu itu kakak Jordi Onsu ini mengajukan gugatan atas nama Jessy Handalim.

Meski begitu, ternyata gugatan tersebut ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 48/Pdt. Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst pada 7 Februari 2019.

Naikkan Gugatan

Tak menyerah gugatannya ditolak, Ruben kembali mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung pada 23 Agustus 2019. Hasil putusan menyatakan bahwa hakim menolak gugatan pemohon dengan nama lengkap Ruben Onsu untuk keseluruhannya.

"DALAM EKSEPSI: Menyatakan Eksepsi Tergugat I tidak dapat diterima. DALAM POKOK PERKARA: Menolak Gugatan Penggugat RUBEN SAMUEL ONSU tersebut untuk seluruhnya," tulis hasil putusan yang dikutip dari laman resmi Direktori Putusan Mahkamah Agung RI, Rabu (10/6).

Kabulkan Gugatan Balasan

Majelis Hakim justru mengabulkan gugatan balasan yang menghasilkan sertifikat pendaftaran merek atas nama Ruben Samuel Onsu dengan 6 merek dagang ayam Geprek Bensu milik Ruben dibatalkan.

Putusan tersebut menyatakan bahwa PT. Ayam Geprek Benny Sujono merupakan pemilik dan pemakai pertama yang sah atas merek I Am Geprek Bensu dan lainnya

sumber ( merdeka.com )

Posting Komentar untuk "Ruben Onsu Tak Bisa Lagi Gunakan Nama 'Bensu' untuk Bisnisnya. Ini Alasanya"

Berlangganan via Email