Santri Bayar Rapid Test Mandiri, Kyai Cholil: Dana 667 Triliun Ke Mana?

K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., 

Ruangbertia7.com-Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D, menanggapi uang ratusan triliun untuk dana penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Pasalnya, anggaran sebanyak itu ternyata untuk melakukan rapid test para santri harus membayar.

Pasalnya pemerintah baru saja menaikkan dana anggaran penanggulangan covid-19 dari 405 triliun menjadi 667 triliun. Jumlah tersebut harusnya bukan jumlah yang kecil dan bisa melaksanakan rapid test kepada santri yang akan masuk pesantren.

"Kemana ya uang 405 T yg skrng naik 667 T. Ini anak2 santri mau balik ke pesantren harus rapit tes masih bayar. Lah anak saya minggu lalu mau ke Malang utk lulusan sekolahnya di Airport Halim harus rapid tes Bayar 400 rb. Bener nihh serius nanya kemana uang kita sebanyak itu ya?" begitu ungkapan Kyai Cholil di akun twitternya, Ahad (21/6/2020).

Memang anggaran sebanyak itu, belum ada penjelasan dari pemerintah dipergunakan untuk apa saja. Tidak jelas ke mana, padahal satu rupiah uang rakyat haruslah dipertanggungjawabkan dan adanya transparasi anggaran.

Berikut beberapa tanggapan masyarakat terkait tweet  K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D,

"Kalau mau rapit test gratis, kumpulkan sekitar 100 orang, rame2 nongkrong di warkop, lapor ke satgas covid kalau ada yg opd, kemungkinan besar di rapit test gratis" ungkap @emeskaban.

"Siap. Masukan dr teman2 PKB dan NU sdh diterima dg baik dan sdg dibahas formulasinya. Pemerintah sangat mengapresiasi dan akan mendukung dg kebijakan yang tepat. Salam hormat Pak Kyai" ujar akun @prastow.

Pertanyaan  yang disampaikan oleh Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia yang sekaligus Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat ini harusnya mendapat jawaban dari pemerintah dan diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia. Ke mana larinya uang rakyat?. Karena takutnya diangkut tikus-tikus berdasi yang serakah dan lihai dalam segala kesempatan.

Posting Komentar untuk "Santri Bayar Rapid Test Mandiri, Kyai Cholil: Dana 667 Triliun Ke Mana?"

Berlangganan via Email