Sebut Din 'Si Dungu', Pemuda Muhammadiyah Jateng Ancam Pidanakan Ade Armando

Ade Armando di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).  Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Ruangberita7.com - Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kembali menuai polemik di media sosial. Kali ini dianggap mencemarkan nama baik karena menyebut Eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin 'si dungu'. 

Postingan itu terkait dengan diskusi tatanegara yang digelar Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) yang mengundang Din Syamsuddin dan sejumlah pakar.

”Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote  Speakernya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual Corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat,” tulis Ade di Facebook, Senin (1/6).

Postingan itu memicu kecaman, salah satunya dari Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah yang melayangkan somasi agar Ademencabut postingan itu dan meminta maaf.

"Postingan tersebut mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik yang sangat menyakitkan bagi warga Muhammadiyah," ucap Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Andika Budi Riswanto.

Menurutnya, postingan itu adalah fitnah tuduhan Muhammadiyah telah menggulirkan isu pemakzulan Presiden. Kedua, penghinaan dan pencemaran nama baik kepada Din Syamsudin yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI dengan menyebutkan 'si dungu'. 

Add caption

Postingan tersebut juga dianggap dilakukan dengan sengaja untukmenyerang kehormatan dan nama baik Persyarikatan Muhammadiyah dan pribadi Din Syamsudin dan telah masuk dalam unsur pidana melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE dengan ancaman pidana 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta. 

"KOKAMPWPM Jawa Tengah mengutuk keras tindakan tersebutdan menuntut kepada pemilik dan admin akun Facebook Ade Armando untuk mencabut postingannya di media sosial Facebook pada tanggal 1 Juni 2020 tersebut, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan kepada Bapak Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin, M.A., terkait postingannya tersebut melalui 5 media massa televisi nasional, 5 media massa cetak nasional, 5 media massa berbasis jaringan internet nasional, dan di halaman media-media social Ade Armando," bebernya. 

 "Jika dalam tempo paling lama 7 hari setelah somasi ini diterbitkan, tidak ada itikad baik dari pemilik dan admin akun Facebook Ade Armando untuk melaksanakan isi somasi ini, maka kami akan melakukan upaya-upaya hukum, pelaporan tindakpidana dan melakukantindakan hukum lain yang dianggap perlu," pungkasnya.
kumparan sudah mencoba mengonfirmasi ke Ade. Dia sudah membenarkan menulis status itu. Tapi dia belum menjelaskan alasannya serta belum memberikan tanggapan terkait somasi.
Sumber : Kumparan

Posting Komentar untuk "Sebut Din 'Si Dungu', Pemuda Muhammadiyah Jateng Ancam Pidanakan Ade Armando"

Berlangganan via Email