Telah Dibuka Pendaftaran Kuliah S1 Beasiswa di Universitas Islam Madinah

Pendaftaran kuliah di Universitas Islam Madinah
Dibuka pendaftaran kuliah beasiswa S1 di UIM (Universitas Islam Madinah) Madinah, Kerajaan Arab Saudi. Batas akhir daftar 01/09/2020
    
Silahkan daftar di link : https://admission.iu.edu.sa
    
Berkas yang Diminta*

1. Ijazah SMU.
2. Transkrip nilai dari jenjang SMU.
3. Sertifikat berkelakuan baik.
4. Akte kelahiran.
5. Paspor.
6. KTP.
7. Foto berwarna terbaru ukuran 4x6.
8. Foto dengan tanpa kacamata, tanpa penutup kepala, dan dengan background putih.
9. Laporan medis dari klinik kesehatan resmi, yang menyatakan sehat panca indra dan bebas dari penyakit menular
10. Surat keterangan dari Lembaga Islam di negara asal atau dari dua Tokoh Islam, yang menjelaskan bahwa calon mahasiswa adalah Muslim yang menjaga shalat lima waktu dan berakhlak mulia.
11. Sertifikat masuk Islam, bagi yang Islamnya tidak dari lahir.
- Pemohon harus menerjemahkan semua dokumen yg tidak berbahasa arab dengan terjemahan bahasa arab yg telah disahkan oleh kantor penerjemah resmi.
- Jika diterima, calon mahasiswa harus mendatangkan dokumen asli yang telah disahkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di negara asalnya. Jika Kedutaan Besar Arab Saudi tidak ada di negaranya, maka semua dokumen bisa disahkan di lembaga manapun yang diakui oleh Universitas Islam Madinah.
- Jika ada kesalahan pada data-data inti pemohon dalam dokumen asli (seperti: nama, tempat, dan tanggal lahir), maka diharapkan membenarkan semua kesalahan tersebut di lembaga yang berwenang di negaranya, sebelum mengirimnya ke Universitas, karena aturan di kampus melarang perubahan data-data inti setelah menerima calon mahasiswa.

Peringatan

Permohonan tidak dapat dikirim tanpa melampirkan salinan dokumen
Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pemohon beasiswa
Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pemohon beasiswa:
1. Berkelakuan baik.
2. Berjanji untuk mentaati semua Peraturan Universitas.
3. Lulus tes kesehatan.
4. Lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang bersangkutan.
5. Memiliki ijazah SMU atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar Saudi.
6. Ijazah SMU harus dikeluarkan oleh Sekolah Negeri atau sekolah yang telah diakui oleh Universitas Islam Madinah.
7. Berkomitmen fokus penuh untuk belajar.
8. Masa lulus dari SMU tidak lebih dari lima tahun.
9. Usia tidak melebihi 25 tahun ketika memulai belajar di Universitas Islam Madinah.
10. Bagi yang ingin kuliah di Fakultas Al-Qur'an harus sudah hafal Al-Qur'an 30 juz.
11. Melengkapi persyaratan-persyaratan lain yang ditentukan oleh Dewan Universitas Islam Madinah yang diumumkan saat pendaftaran.
12. Bagi pemohon yg Ijazah SMU-nya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia, ia harus memiliki sertifikat lulus uji kemampuan.

Peringatan

1. Tidak ada kantor perwakilan atau agen untuk menerima permohonan pendaftaran di Universitas Islam Madinah di negara manapun.
2. Calon mahasiswa harus melakukan proses pendaftaran sendiri, dan bertanggung jawab untuk menjaga nomor-nomor yang diberikan kepadanya saat selesainya proses pendaftaran.
3. Universitas Islam Madinah adalah lembaga ilmiah dan pengetahuan yang dirancang untuk menyampaikan Risalah Islam melalui dakwah, pendidikan sarjana, pascasarjana, penulisan karya ilmiah, penerjemahan dan penyebarluasannya, serta menjaga Warisan-warisan Islam.
4. Bahasa pengantar di Universitas Islam Madinah adalah bahasa Arab.
5. Universitas Islam Madinah tidak berkewajiban meluluskan setiap pemohon yg mendaftar, hingga ada pemberitahuan secara tertulis dari pihak kampus.
6. Data-data yg dimasukkan tidak akan diakui, kecuali jika dilengkapi dengan dokumen-dokumen yg membuktikan informasi tersebut.
7. Pemohon dengan dokumen palsu akan dikenakan sangsi dan akan dibatalkan penerimaannya.
8. Universitas Islam Madinah berhak menentukan fakultas mahasiswa yang diterima setelah kedatangannya, sesuai dengan peraturan yg berlaku.
9. Mahasiswa yang diterima di Universitas Islam Madinah bisa mendapatkan nomor tiketnya via internet, di website Universitas Islam Madinah, kemudian merujuk ke kantor penerbangan (airlines).
10. Mahasiswa yang diterima bertanggung jawab
[15/5 00.40] Nawal: *Beasiswa (lagi) Kerajaan Arab Saudi*

Seluruh kampus negeri di Saudi memberikan beasiswa kepada mahasiswanya. Aturan baru yang diberlakukan belum lama ini, semua perguruan tinggi negeri harus menerima mahasiswa asing. 

Akibat dari itu, mulai muncul nama-nama baru kampus yang dulunya tak pernah dikenal. Ada universitas hudud syimaliyah, universitas Najran, universitas Malik Khalid, universitas Amir Sattam, dan lain-lain. 

Sebenarnya ini adalah kampus lama. Karena ada aturan baru tersebut, menjadikan mereka membuka pintu beasiswa kepada non warga Saudi. 

Beasiswa yang diberikan oleh kampus sudah mencakup banyak hal. Bukan hanya uang saku saja. 

Untuk uang saku, rata-rata hampir sama. Mahasiswa S1 mendapat 840 riyal. Mahasiswa S2 dan S3 mendapat 890 riyal. 

Kalau dirupiahkan, jumlahnya memang tidak terlalu besar. Sekitar 3 juta rupiahan. :) 

Perlu diinformasikan kepada khalayak. Beasiswa di Saudi bukan melulu tentang nominal uang saku. Tapi fasilitas yang diberikan oleh kampus sudah full. Mulai asrama, internet, subsidi makan (sangat murah), listrik, air, kesehatan, hingga buku-buku pelajaran. Ini kalau dihitung bisa ribuan riyal jumlahnya.  

Yang bukan termasuk bentuk beasiswa tapi mahasiswa ada kesempatan untuk mendapatkannya adalah bantuan keuangan (jika kesulitan), bantuan kotrak rumah (jika bawa keluarga), program umrah, dan haji. 

Selain mahasiswa murni, di Saudi ada mahasiswa plus bahits atau researcher, yaitu mahasiswa nyambi jadi peneliti. Ini biasanya dilakukan oleh mahasiswa jurusan sains. Di beberapa kampus, perbulan, uang sakunya bisa dapat puluhan juta rupiah. 

Keuntungan lain, khususnya mahasiswa di kampus Mekkah dan Madinah, dapat sholat, ibadah, dan belajar di 2 masjid dengan leluasa; Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. 

Kembali ke pembahasan beasiswa secara umum...

Jika anda diterima oleh salah satu kampus di Saudi, maka secara otomatis anda mendapatkan beasiswa. Tidak ada lagi syarat daftar pengajuan, permohonan, dan lain-lain. Sudah satu paket. Bahkan banyak kampus yang membelikan tiket berangkat. 

Oh ya, fasilitas lain yang diberikan oleh kampus adalah pemberian tiket pesawat PP Saudi Arabia Airlines, dari kota asal kampus sampai ke kota tujuan. Misalnya Fulan alamatnya di Bali, maka tiket pesawat yang dibelikan adalah dari Arab Saudi tujuan Jakarta, dan langsung menuju Bali. 

Tiket pesawat yang diberikan adalah pesawat Saudia, dan pesawat domestik wajib Garuda Indonesia. Tidak boleh minta pesawat lain. 

Setiap mahasiswa ini dapat tiket gratis PP setahun sekali. Diambil saat jelang liburan musim panas. 

Yang penasaran harga tiket pesawat Saudia, silahkan cek di gugel. Ditambah sekalian harga tiket domestik pesawat garudanya ya. 

Tujuan ditulisnya status ini adalah sebagai informasi umum tentang beasiswa di Saudi. Lebih khususnya adalah sebuah motivasi bagi adik-adik dan mas-mas yang ingin menimba ilmu disini. 

Saya dapati, banyak orang yang belum tahu tentang informasi ini. Beberapa kali saya ditanya oleh orang, "Berapa biaya persemester kuliah kamu di Saudi?." 

Saya jawab, "Gratis pak. Alhamdulillah. Kalau bayar ya saya tidak mampu." 

Budi Marta Saudin 

🖋 Master Student in Essentials of Education, King Saud University, Riyadh, KSA. Sumber

Posting Komentar untuk "Telah Dibuka Pendaftaran Kuliah S1 Beasiswa di Universitas Islam Madinah"

Berlangganan via Email