Viral! Video Penolakan 500 TKA: Ketua DPRD Sultra Geram Pukul Meja dan Menangis saat Konsferensi Virtual

Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Saleh

Ruangberita7.com - Kembali menguat pemberitaan bahwa 500 TKA Cina akan segera masuk ke tanah air untuk mengerjakan proyek investasi. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, 500 tenaga kerja asing asal Cina akan menuju kawasan industri di Konawe, Sulawesi Tenggara, sekitar Juni atau Juli mendatang. Saat ini perusahaan yang menaungi pekerja itu, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), sedang menyelesaikan proses perizinannya.

Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, mengatakan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang akan kembali masuk ke Sulawesi Tenggara adalah pekerja yang sudah diberi rekomendasi oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

"Itu untuk penyelesaian beberapa proyek-proyek strategis nasional," ujar dia kepada pihak Tempo yang kami temukan, Rabu, 17 Juni 2020. Mereka akan kembali bekerja di kawasan industri smelter atau pabrik pemurnian nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Namun demikian, kembali beredar video ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Saleh geram sekaligus sedih, lantas membuat ketua DPRD Sultra marah hingga menangis dalam rapat konferensi virtual. Berikut video kekesalannya yang kembali beredar pada laman Instagram @indonesia_bangetz :


Di sisi lain dibenarkan juga dengan ungkapkan Ketua Lembaga Aliansi Pemuda Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2- Sultra), Roman S.Pd. mengatakan, sebanyak 146 Orang tenaga kerja asing (TKA) asal China di jadwalkan akan tiba di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Pada tanggal 23 Juni 2020 nanti.

“Mereka merupakan gelombang pertama, dari total 500 TKA asal cina, yang akan bekerja di perusahaan tambang di PT VDNI dan PT OSS di Morosi kabupaten konawe provinsi Sulawesi Tenggara,” ucapnya, Kamis (18/6/2020).

Ketua lembaga AP2- Sultra mengutuk keras sikap Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, karena dirinya menilai kebijakan gubernur sudah tidak pro rakyat lagi.

Baca juga : BREAKING NEWS: Melonjak 1.041, Kasus Positif Corona di RI Kini Jadi 43.803

“Kita mengutuk keras sikap gubernur Sultra, karena tidak prorakyat lagi, mengingat tanggal 30 April 2020 lalu, gubernur Sultra sempat konferensi pers menolak kedatangan 500 TKA asal China, tetapi kenyataan berbalik arah untuk mendukung kedatangan TKA asal Cina pada tanggal 23 juni 2020 nanti,” sebutnya.

Baca juga : Komisi VII: PLN Menyebutkan, Tagihan Listrik Melonjak karena Banyak Nonton Drama Korea

Posting Komentar untuk "Viral! Video Penolakan 500 TKA: Ketua DPRD Sultra Geram Pukul Meja dan Menangis saat Konsferensi Virtual"

Berlangganan via Email