Waspada Covid-19, 590 Tenaga Pendidikan SD di Surabaya Dirapid Test

Ilustrasi: Rapid Test (image: Alodokter)

Ruangberita7.com - Pemkot Surabaya, Jatim terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau virus corona. Salah satunya dengan menggelar rapid test secara massal dan gratis di lingkungan SD, Selasa (16/6/2020).

Lokasi rapid test sendiri berlangsung di depan Koramil Tegalsari Jalan Raya Imam Bonjol, dan halaman Terminal Bratang, Jalan Manyar. Sebanyak 590 orang dari 28 SD yang mengikuti rapid test kali ini. Mereka terdiri dari kepala sekolah, admin, penjaga, dan pesuruh.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Mamik Suparmi, menjelaskan ratusan orang yang mengikuti rapid test tersebut merupakan komponen sekolah. Ke-28 SD yang ikut rapid test diantaranya SD Khadijah Pandegiling, SD Mustajabah dan SDN Dr Sutomo I.


Disusul SD AL Falah, SD AL Furqaan, SD Kristen Petra I, SDN Jagir I dan SD Mardi Sunu Surabaya serta SDN Ngagelrejo. Dari 590 orang yang mengikuti rapid test ini dibagi dua lokasi.

"Untuk 290 orang di Terminal Bratang, dan 300 orang di Imam Bonjol. Rapid test massal ini menindaklanjuti arahan dari bu Walikota (Risma) supaya kondisi pengajar dan lingkungan baik saat proses pembelajaran dimulai," terang Mamik.

Menurut Mamik, jika hasil rapid test ada yang reaktif, maka akan dilanjutkan ke tes swab. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah terpapar covid-19 atau tidak. Setelah tingkat SD, nanti yang bakal dirapid test tingkat SMP. (okezone)

Posting Komentar untuk "Waspada Covid-19, 590 Tenaga Pendidikan SD di Surabaya Dirapid Test"

Berlangganan via Email