Ayah Berhutang, Anak Jambi ini Jadi Korban Pembunuhan Sadis

Ilustrasi: Pembunuhan Terhadap Anak (image: asliindonesia.net)

Ruangberita7.com - Pelaku pembunuhan merupakan warga satu kelurahan dengan korban, yaitu Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun.

Wahabi (30) warga Rt 03, Kelurahan Sukasari mengaku sudah melakukan pembunuhan kepada anak rekannya pada pertengahan April lalu.

Ia melakukan itu lantaran kesal dengan sang ayah korban karena memiliki hutang kepadanya.

Ia kesal lantaran hutang tak kunjung dibayar, namun tak disangka ia melakukan tindakan keji pada anaknya sebagai pelampiasan.

Didampingi Kapolres, AKBP Deny Heryanto, pelaku Mahabi (30) mengungkapkan karena ia kesal kepada ayah korban.

Saat ditanya, Mahabi menyesal sudah melakukan hal itu kepada anak yang tidak bersalah itu menjadi korban.

"Dak ado niat mau bunuh anaknyo, sangat menyesal," katanya, Rabu (1/7).

Diakuinya, bahwa ayah korban memiliki hutang narkoba sebesar Rp 2.1 juta. Ayahnya juga pengguna sabu dan pengedar sabu.

"Pokonyo dio hutang narkoba (sabu), dio janji bayar sore, malam dak jugo, sudah 4 hari aku nunggu, akhirnyo aku ditelpon bos, aku nyari dio dak timbul- timbul," katanya.

Dalam pembunuhan ini, ia juga sempat memperkosa korban sebelum melakukan pembunuhan itu.

Sebelumnya, penangkapan pelaku ini buntut dari penemuan mayat anak di bawah umur di kebun karet,  belakang kantor Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun pada Rabu (15/4) malam.

Mayat yang berinisial MA (16) warga Rt.03 Kelurahan Sukasari, yang masih duduk di bangku SMP. (tribun)

Posting Komentar untuk "Ayah Berhutang, Anak Jambi ini Jadi Korban Pembunuhan Sadis "

Berlangganan via Email