Peneliti Universitas Jambi Temukan Formula Pasta Gigi Hipersensitive, Ini Manfaatnya

Ilustrasi: Gigi Kuat (image: djawanews.com)

Ruangberita7.com - Mendalo-Gigi sensitive banyak ditemukan pada perokok dalam bentuk plak yang sulit dihilangkan sampai menyebabkan demineralisasi email gigi. Gejala yang ditimbulkan berupa rasa nyeri akibat rangsangan suhu panas maupun dingin. 

Menurut data IPSOS Indonesia tahun 2019 sekitar 4,7 juta orang di Indonesia merasakan nyeri gigi sensitif saat mengkonsumsi makanan atau minuman dingin, panas dan asam.

“Perawatan hipersensitif gigi perokok dapat dilakukan dengan menggunakan pasta gigi arang aktif cangkang sawit dengan kombinasi potassium nitrat” Ujar Uce Lestari dalam keterangannya.

Uce juga menambahkan bahwa permasalahan hipersensitif tersebut dapat ditemukan solusinya melalui penelitian yang sedang dikerjakannya bersama tim.

Peneliti Universitas Jambi yang Terdiri dari Dosen dan Mahasiswa (foto: Jambi Independent)


“Sebenarnya penelitian ini bertujuan menentukan formula pasta gigi yang efektif sebagai pencegah hipersensitif dentin pada perokok dan untuk menentukan pasta gigi yang memiliki sifat fisik dan stabilitas penyimpanan yang sesuai dengan syarat standar mutu yang telah ditetapkan” katanya

Berdasarkan hal diatas, tim peneliti yang didanai oleh DIPA PNBP Universitas Jambi mengadakan penelitian LPPM dengan skema PTUU (Penelitian Terapan Unggulan Universitas) melibatkan 1 orang mahasiswa yang diketua oleh Dr. Syamsurizal, M.Si yang beranggotakan Uce Lestari, S.Farm, M.Farm, Apt dengan tenaga teknis Teresia Anggi Octavia ( Mahasiswa Farmasi)

Pasta gigi hipersensitif dibuat menjadi 3 formula dengan variasi konsentrasi potassium nitrat yang berbeda FI (1%), FII (3%) dan FIII (5%) dengan konsentrasi arang aktif cangkang sawit sebesar 12% untuk setiap formula.

Tahapan prosedur kerja meliputi pembuatan arang aktif cangkang sawit, pembuatan pasta gigi, evaluasi sifat fisik, uji stabilitas pada penyimpanan, persiapan hewan uji, pembuatan plak penyebab gigi sensitif, pengeboran gigi tikus dan pengukuran tingkat kecemasan hewan uji terhadap hipersensitifitas dentin. Tikus yang digunakan tikus putih jantan galur wistar.

“Berdasarkan hasil penelitian didapatkan formula yang memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat kecemasan tikus terhadap hipersensitifitas dentin sebesar 92% adalah FI dibandingkan dengan komersil (Sensodyne) sebesar 87,5%. Selain itu FI memiliki sifat fisik dengan bentuk semi padat dan stabilitas yang baik pada penyimpanan dibandingkan formula lain yang memiliki konsistensi agak cair” tambahnya.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa FI memiliki efektifitas sebagai pencegah gigi hipersensitif pada perokok dan sekaligus memiliki sifat fisik dan stabilitas yang baik pada penyimpanan. (Independent)

Posting Komentar untuk "Peneliti Universitas Jambi Temukan Formula Pasta Gigi Hipersensitive, Ini Manfaatnya"

Berlangganan via Email